7

Spelling Bee, Spell-a-thon

dee 22 Juni 2010 Event Lomba, Spesial

Supaya Anak-anak pintar berbahasa Inggris, tentu mereka harus punya kosakata yang cukup. Bisa bilang “I love you” aja harus bisa 3 kata, kan? Maka, Bu Endang menyiapkan Daftar Kosakata yang harus dihafal. Supaya Anak-anak bersemangat belajar, apa akal? Ya dibikinkan acara, dong! Spelling Bee!

Para Ortu grobyakan, sekaligus belajar bersama. “Wah, kalo saya ajari, biasanya saya malah disalahkan. Katanya, cara pengucapan saya salah. Wah, wissss …” keluh banyak Ortu. Tentu Bu Endang yang Guru English tersenyum-senyum senang karena berarti Anak-anak sudah mulai memperhatikan Pronunciation (cara baca). Ratusan kata yang terdaftar dijadikan buku apik oleh Pak Adi, yang mau-maunya membuatkan Cover indah bergambar wajah Anak-anak sekelas! Itu pula pintarnya PUTRA BANGSA. Karena bukunya bagus, dan “Ada foto-KU, lho”  maka Anak-anak rajin membawa buku Vocabulary itu ke mana-mana, termasuk ke RUMAH SAKIT ketika harus diopname! Weleh-weleh … Itulah ajaibnya Anak-anak PUTRA BANGSA!

Spelling Bee Kelas 1 amat menegangkan di Final-nya. Empat Anak: Debi, Helen, Krisna, dan Maura masih tetap bertahan. Semua soal dieja dan diartikan tanpa salah. Tetapi karena penguasaan mereka yang amat hebat itu, kami disuguhi pemandangan yang lucu. Keempat Anak Ajaib itu berada di sekeliling Podium untuk bergantian mengeja. Persis seperti bermain bikin lingkaran. Lha, cepat sekali mereka mengeja, turun, antri, naik podium, mengeja, turun, antri … Setelah beberapa (belas) putaran, tetap saja semua kata dapat dieja dengan baik. Pelan-pelan ketegangan makin memuncak. Tak lagi kulihat senyuman Debi yang biasanya selalu tersungging! Lalu dia tergelincir mengeja! Aduh! Dengan lemas, Debi duduk. Tiga Anak terus berkeliling … sampai saya ikut pusing. “Udah aja, ya … Bisa sampai besok, nih.” kata saya, memandang jam dinding. Semua Juri dan Ortu bernafas lega. “Iya, sudah lewat jam, nih. Ndak ada yang gugur.” Maka, Juri memutuskan:

  • JUARA 1: Krisna, Helen, Maura
  • JUARA 2: Debi
  • JUARA 3: Evan, Wisang, Aurel

Spelling Bee Kelas Dua –yang tingkat kesulitannya lebih tinggi–  juga tak kalah menarik. 12 Anak berhasil masuk Grand Final, dan di tahap ini setiap Anak diuji 10 kata sekaligus setiap kali maju ke podium. Setiap Anak tentu berjuang habis-habisan! Ketegangan amat terasa, karena sistem lomba yang didesain Pak Adi bersuara Tiieeengg kalau  waktunya sudah habis. Keseriusan terlihat hebat: Leah yang sakit panas tetap datang, ambil undian, dan bertukar nomor dengan yang nomor 1 supaya dia bisa langsung pulang. Sandi juga datang dengan wajah kuyu, ikut lomba, dan langsung pulang. Weleh-weleh … Akhirnya, inilah hasilnya:

  • Juara 1: Anya, Vicky, Leah
  • Juara 2: Rio, Shaula
  • Juara 3: Lia, Aldo, Fernando
  • Juara 4: Revaldo
  • Juara 5: Sandy
  • Juara 6: Alicia
  • Juara 7: Becca
  • Juara 8: Robert
  • Juara 9: Bian & Sekar
  • Juara 10: Liesya

Kelas 3 punya kegiatan Spell-A-thon, yang melibatkan keistimewaan Financial Intelligence. Setiap Anak mencari Sponsor untuk setiap kata yang sukses mereka eja (ada 470 kata baru yang harus dihafal). Uang yang mereka kumpulkan akan digunakan untuk banyak kegiatan, a.l. Berdana ke Panti Asuhan! Kereeennn … Anak-anak menyiapkan diri dengan superrr-kerasss. Ortu juga ikut tegang karena langsung terlibat sebagai Sponsor. Yang lucu, ada Ortu yang terkaget-kaget, kok Anaknya tiba-tiba pinter banget, padahal dia terlanjur menjanjikan jumlah uang yang besar. Maka, terjadi kelucuan: Ortu menggoda Anaknya agar cepat ‘gugur’ biar uang sponsornya tidak banyak.  Haha … Tentu si Anak jadi bingung dan lapor pada Guru! Mana mau si Anak disuruh bodoh? “Kan saya pintaarrrr dan sudah hafffaaallll bangeetttt!!!” “Bener! Kamu harus berjuang. Papa cuma menggoda …”

Grand Final melibatkan 10 Anak yang belum sekali pun melakukan salah-eja! Weleh-weleh … Kini, setiap Anak harus mengeja 10 kata. Ketegangan terasa amat kental. Di situ muncul kesempatan untuk uji-mental. Ada yang konsentrasinya langsung buyar setelah salah eja. Ada yang menangis. Ada yang tidak lagi bersemangat menjawab. Ada yang terkencing-kencing. Setelah putaran-putaran yang menegangkan, akhirnya diperoleh hasilnya:

  • Juara 1: Cen-cen, Hani, Niko
  • Juara 2:   Ivan, Farrel
  • Juara 3: Mario
  • Juara 4:   Shafa
  • Juara 5: Rissa
  • Juara 6:   Pinkan
  • Juara 7: Aab
  • Juara 8:   Johan
  • Juara 9: Natan
  • Juara 10: Lea

Kami terkagum-kagum melihat grafik perubahan dibandingkan Spelling Bee 2009. Di antara para Juara tahun ini adalah mereka yang tahun lalu ‘tidak terdengar,’ dan ‘tidak masuk hitungan.’ Proses belajar memang luar biasa ajaibnya. Ada yang diajari kakaknya, sehingga menunjukkan kemajuan yang berarti. Ada yang berjuang dengan amat keras, gara-gara dijanjiin sepeda oleh Papanya. Weleh weleh … Maka harus selalu diingat: kita jangan lepas harap, dan jangan terlalu mengharap …

Comments (7)

 

  1. adi yanto mengatakan:

    Anak-anak memang hebat

  2. endang mengatakan:

    Luar Biasaaaa … :D

  3. ENY mengatakan:

    PUTRA BANGSA MEMANG TOP MARKOTOP

  4. atiek mengatakan:

    gaya tulisannya Cie Lan banget.. :)

  5. IMA MONTEIRO mengatakan:

    SD PUTRA BANGSA PALING OKEEEEEEEEEEEE

  6. Putrabs mengatakan:

    Hai, Miss Ima. Kalau SD Putra Bangsa OK itu pasti tidak lepas dari peran Miss Ima. Paling tidak, karya, getaran bajik, dan energi baik pernah Miss Ima berikan di SD Putra Bangsa.
    All the best

  7. agustinus mengatakan:

    wissss pokoke SD Putra Bangsa is the best……

Tinggalkan Pesan